Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Demi Kelangsungan Pendidikan 156 Siswa, Warga Terdampak Gempa di Manggarai NTT Bangun Tenda Sekolah Darurat

Rian Marviriks Alfred Ten
Kepala Sekolah Dasar Katolik Bea Nio, Maria Santiana Sipa mengaku bahwa ada 6 ruangan kelas dan 1 ruangan perpustakaan yang terdampak gempa yang mengguncang wilayah Flores kala itu. Dari 7 ruangan tersebut, 2 mengalami rusak berat, 5 lainnya rusak ringan.(Dokpri Alfred)

Menurut Maria, meskipun masih terdapat beberapa ruangan yang tidak terdampak gempa, pihaknya terpaksa membangun tenda darurat demi menghindari terjadinya gempa susulan. Nantinya, 156 siswa akan memanfaatkan tenda tersebut dalam melangsungkan KBM yang direncankan pada 02 September mendatang.

“Itu 156 siswa yang akan manfaatkan. Kita takut, karena sekarang masih dalam situasi gempa. Makanya kami bersama orangtua siswa siasati untuk buat gedung darurat di lapangan gereja. Memang sebelum gempa terjadi, sekolah kami itu dapat bantuan revit untuk 12 ruangan di tahun 2026, tapi karena tiba-tiba gempa jadi ditunda pembangunannya,” kata Maria.

Sementara itu, salah satu orangtua murid, Yohanes Sudirman, menyampaikan bahwa dirinya merasa bangga dan mendukung penuh pembangunan sekolah darurat tersebut.

“Saya juga merasa bangga serta sangat mendukung membangun sekolah darurat tersebut, agar anak-anak kami tetap sekolah walaupun dengan situasi yang masih dilanda bencana gempa,” kata Yohanes.

Menurutnya, keberadaan sekolah darurat menjadi langkah penting agar anak-anak tetap memperoleh haknya untuk mendapatkan pendidikan.

Tutup
error: Content is protected !!