Digaji Rp44 Juta, TKW Taiwan Merasa Direndahkan Karena Anaknya Dapat Makan Siang Gratis
TIMEXNTT – Seorang TKW di Taiwan, Baby Aisyah menjadi viral usai menyebut bantuan makan siang gratis yang diperoleh anaknya dari pemerintah hanya merendahkan dirinya.
Ia merasa direndahkan lantaran mempunyai gaji Rp44 juta selama berkerja sebagai TKW di Taiwan.
Kini Baby Aisyah menjadi sorotan di berbagai platform media sosial. Termasuk di facebook.
Baby Aisyah meminta anaknya supaya bantuan makan siang gratis yang merupakan program Prabowo Gibran itu tidak menerimanya.
Ia juga menyebut bahwa bantuan makan siang gratis dari pemerintah seolah-olah dirinya tidak mampu memberi makan kepada keluarga tetlebih khusus kepada anaknya yang mendapat makan siang gratis.
Ketika mendapat informasi kalau anaknya juga mendapat makan siang gratis, Baby Aisyah pun meminta untuk tidak mengambilnya.
“Pas telfonan hari ini anakku dapat makan siang gratis dari program pemerintah, tapi bagiku merendahkan kayak nghak bisa kasi makan keluarga (emoji marah). Kalau bisa nggak usah kamu ambil nak, ibu pendapatan di taiwan sebulan 80.000NT-90.000NT kok,” tulis Baby Aisyah pada akun tiktok, dikutip timexntt.id, Minggu(19/01/2025).
Sontak, unggahan Baby Aisyah pada akun titoknya menuai beragam komentar. Postingannya itu pun sudah dibagikan diberbagai platform media sosial.
“Kerja apaan tuh gaji 40 juta di Taiwan setahu gua rata-rata gaji Taiwan sebulan 13 jutaan kalau korea/Australia iyaa gua percaya jepang aja gak sampe segitu,” koemntar @Laditya.
“Saya juga TKW taiwan, tapi tetap mendukung program pemerintah. karena saya sadar. Saya tidak selamanya jadi TKW dan kesehatan juga tak ada yang tau kedepannya,” tulis @Ida bunda MayRiZ.
“Kerja sampingan mu apa mbak aku selama kerja di Taiwan gak pernah dapat tuh gaji segitu,” komentar @Mama dora.
“Saya setuju dengan baby Aisyah, saya walaupun bukan orang kaya subsidi listrik pun GK saya ambil,anak pun tiap hari makan bergizi di rumah, lebih baik untuk yang lebih membutuhkan aja,” @heri Winarto.
“Memang mindset orang pada beda-beda, tergantung dia ngeliat dari sudut pandang apa,” @Gek in.***
Tinggalkan Balasan