Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Dugaan Keracunan Menu MBG Terhadap Puluhan Siswa, Polres SBD Sudah Panggil Ahli Gizi SPPG Tambolaka

Polres Sumba Barat Daya sudah memanggil ahli gizi SPPG Kota Tambolaka, Albertina Susana Momo.(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Polres Sumba Barat Daya sudah memanggil ahli gizi SPPG Kota Tambolaka, Albertina Susana Momo.

Albertina dipanggil untuk memberikan klarifikasi buntut dari keracunan puluhan siswa-siswi yang diduga karena konsumsi menu MBG yang disediakan oleh Dapur Sehat Omba Lunda. Dapur tersebut bermitra dengan Yayasan Ronita Peduli Sosial.

Polres SBD juga akan memanggil pihak-pihak terkait lain dari Dapur Sehat Omba Lunda, termasuk pihak yayasan. Selain itu, kepala sekolah dan korban yang terkena dampak juga akan dipanggil guna mendapatkan informasi utuh.

Baca Juga  Keracunan Massal, 40 Dapur MBG Resmi Ditutup, Bagaimana Dengan Hasil LAB Dugaan Keracunan di Sumba Barat Daya

Kasat Reskrim Polres SBD, AKP I Ketut Ray Artika mengatakan, kasus tersebut sedang dalam proses pendalaman oleh unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter).

Menurutnya, saat kasus ini mencuat kepermukaan publik, pihaknya langsung gerak cepat dalam mengambil tindakan dalam mengamankan sejumlah sampel makanan.

“Berupa sampel makanan dari dapur SPPG Kota Tambolaka, sampel makanan yang belum dimakan dari SMA Negeri 1 Tambolaka, dan satu sampel sisa makanan yang sempat dikonsumsi oleh siswa,” katanya lagi.

Baca Juga  Latihan Upacara di Kodim 1629 SBD, Bupati Kodi Mete Minta Paskibraka Menjiwai Tugas yang Diberikan

Bukan hanya itu, Polres SBD melalui unit Tipidterjuga menyita bahan baku seperti ikan tuna, kol, wortel, kentang dan jeruk.

Sampel-sampel tersebut, kata dia, langsung dikirimkan ke BPOM di Kupang untuk diteliti lebih jauh. Hal ini dilakukan untuk mengetahui ada tidak zat kimia atau zat beracun lainnya yang terkandung dalam makanan yang berikan kepada anak-anak.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!