Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Honor PPPK Paruh Waktu Sumba Barat Daya: Guru, Kesehatan dan Teknis

Bupati Ratu Wulla menyampaikan itu ketika membacakan Nota Pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna bersama DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya, Kamis(20/11/2025).

Untuk seluruh tenaga guru PPPK Paruh Waktu, pemerintah mengupayakan pembiayaan melalui Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP).

Langkah ini, menurut Bupati Ratu Wulla, merupakan komitmen pemerintah untuk menjamin hak-hak tenaga pendidikan, kesehatan dan teknis, walaupun dalam situasi fiskal yang sangat terbatas.

Fokus pada belanja wajib dan prioritas Daerah menghadapi tekanan fiskal, pemerintah secara tegas mengambil kebijakan mengutamakan belanja wajib mengikat seperti gaji dan operasional kantor.

Baca Juga  Bupati Ratu Wulla Beri Catatan Kritis Kepada Camat Wewewa Selatan dan Kepala Desa: Koordinasi Itu Penting

Belanja mandatory sesuai ketentuan regulasi nasional, belanja prioritas daerah dan pemberdayaan masyarakat, belanja urgen yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik dan keberlanjutan pembangunan.

Seluruh proses penyusunan RAPBD 2026 dilakukan dengan kehati-hatian dan pencermatan yang sangat selektif demi menjaga keseimbangan fiskal daerah serta memastikan visi dan misi pembangunan tetap dapat dicapai.

Baca Juga  Pemda SBD Komitmen Menekan Angka Stunting: 228 Ekor Ternak Bebek Disalurkan

“RAPBD 2026 selanjutnya akan dibahas bersama DPRD untuk penyempurnaan sebelum ditetapkan sebagai APBD Kabupaten Sumba Barat Daya Tahun Anggaran 2026,” sebutnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!