Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Jalan Usaha Tani di Webar SBD Disebut Tidak Bermanfaat, Warga Pertanyakan Anggaran 300 Juta

Padahal, sebelum penyerahan lahan, para petani dijanjikan pembuatan deker dan tembok penahan demi menjaga tanaman pertanian mereka.(Dok.Ilustrasi)

Selain itu, beberapa petani yang memiliki lahan pertanian juga merasa ditipu karena tidak ada tembok penahan dan deker. Mereka juga mengeluhkan ketebalan sirtu yanh dinggap tidak bertahan pada musim penghujan.

Padahal, sebelum penyerahan lahan, para petani dijanjikan pembuatan deker dan tembok penahan demi menjaga tanaman pertanian mereka.

Baca Juga  Petani Batal Cairkan Rp135 Juta Karena Tidak Penuhi Kepentingan Dinas Pertanian SBD: Mereka bodohi kami

“Tidak ada deker dan tembok penahan. Itu deker mereka pakai pipa besar yang dilapisi tanah sirtu,” kata seorang warga lainnya yang juga namanya enggan diberitakan.

Dengan keluhan itu, sejumlah warga yang telah mengghibahkan lahan dalam pengerjaan jalan sirtu itu mempertanyakan jumlah anggaran kurang lebih 300 juta yang digunakan dalam proyek tersebut.

Baca Juga  Camat Wewewa Barat Sebut Inspektorat Turun Sembunyi-Sembunyi Melakukan Pemeriksaan Dana Desa, Ada Apa?

Mereka juga meminta pihak yang memiliki kewenangan dalam melakukan audit atas pengerjaan jalan usaha tani tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!