Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Keluhan Nelayan Waikelo Dihadapan Bupati Sumba Barat Daya

Rian Marviriks Storintt.id
Dikesempatan itu, Astatan meminta Bupati Ratu Wulla untuk membangunan dermaga khusus nelayan yang dilengkapi dengan pemecah ombak atau breakwater. Pasalnya, Selama ini perahu-perahu ukuran 1-3 GT milik nelayan hanya ditambatkan seadanya di pantai dan sangat rentan hancur diterjang gelombang.(Dokpri Rian Marviriks)

STORINTT — Sejumlah nelayan di Pelabuhan Waikelo menyampaikan berbagai kendala dan keluhan yang mereka hadapi saat berdialog langsung dengan Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla.

Pertemuan yang berlangsung di area pesisir Pelabuhan Waikelo tersebut menjadi wadah bagi para nelayan untuk menyuarakan persoalan yang selama ini menghambat aktivitas melaut mereka.

Seperti yang dikeluhkan oleh Astatan Abdulrahman. Dalam pernyataannya yang terbata-bata, ia menggambarkan betapa beratnya perjuangan mereka setiap memasuki musim tertentu.

Menurutnya, mulai akhir bulan November hingga Februari, para nelayan di Waikelo tidak bisa tidur nyenyak. Setiap malam mereka harus begadang menjaga perahu masing-masing yang ditambatkan di bibir pantai tanpa pelindung.

“Ibu, bulan 12, bulan 1, bulan 2, setiap malam kami begadang jaga perahu masing-masing. Sekalipun dijaga, tetap ada yang pecah karena terlepas dari tali ikatannya dan hancur kena tebing. Jujur Ibu, perairan Waikelo ini laut lepas, tidak seperti di Waingapu, jadi ombaknya sangat mengamuk,” ungkapnya dengan nada getir.

Tutup
error: Content is protected !!