Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Ketua Dekranasda SBD: Pemilihan Putra-Putri Bukan Ajang Ganteng-Cantik, Tapi Potret Generasi Idealis dan Cerdas Budaya

Rian Marviriks Storintt.id
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memberikan perhatian terhadap kerajinan dan potensi lokal yang dimiliki SBD agar berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

STORINTT – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sumba Barat Daya, Markus Dairo Talu menegaskan bahwa pemilihan Putra-Putri Kabupaten Sumba Barat Daya bukan sekadar ajang mencari yang paling cantik dan ganteng, melainkan potret generasi idealis yang cerdas dan paham budaya.

Hal tersebut disampaikan Markus Dairo Talu dalam sambutannya pada malam Grand Final Pemilihan Putra-Putri Kabupaten Sumba Barat Daya Tahun 2026 yang digelar di Tambolaka Culinary Center (TCC) Tambolaka, Kamis (29/10/2026).

“Pemilihan Putra-Putri SBD bukan ajang pemilihan kecantikan, tampan, dan ganteng, tetapi merupakan potret untuk putra-putri yang idealis, tidak hanya terlihat cantik dan tampan, tetapi kecerdasan, pengetahuan yang cukup tentang budaya Sumba Barat Daya,” ujar Markus Dairo Talu.

Menurutnya, konsep pemilihan Putra-Putri ini selaras dengan visi misi Bupati Sumba Barat Daya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berbudaya.

Dalam kesempatan tersebut, Markus Dairo Talu juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim juri yang berasal dari berbagai latar belakang yang bersedia terlibat dalam event tersebut.

Secara khusus, ia memberikan apresiasi kepada Anggota Komisi XI DPR RI, Julie Sutrisno Laiskodat yang di tengah kesibukannya bersedia menjadi juri dalam event tersebut.

“Secara khusus kepada Bunda Julie Sutrisno Laiskodat, di tengah-tengah kesibukan bersedia menjadi juri dalam event ini. Atas uluran tangan dalam memberi bantuan gempa di Kodi tadi siang,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana.

Markus berharap momentum pemilihan Putra-Putri ini dapat meneguhkan perhatian terhadap peningkatan keterampilan generasi penerus Kabupaten Sumba Barat Daya.

“Semoga momentum ini meneguhkan, serta perhatian terhadap peningkatan keterampilan-keterampilan generasi penerus Kabupaten Sumba Barat Daya. Tidak hanya berhenti pada event-event ini, tetapi dilakukan melalui pendidikan dalam keluarga, sekolah,” jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memberikan perhatian terhadap kerajinan dan potensi lokal yang dimiliki SBD agar berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.

“Saya mengajak kita untuk memberikan perhatian terhadap kerajinan, potensi yang dimiliki untuk berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” ajaknya.

Di akhir sambutan, Markus berpesan kepada seluruh finalis Grand Final untuk menunjukkan talenta dengan kemampuan terbaik.

“Untuk Grand Final, tunjukkan talenta dengan kemampuan terbaik,” pungkasnya.***

Tutup
error: Content is protected !!