Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Ketua DPC PDIP SBD; Penugasan Terhadap Ratu Wulla dan Angga Kaka Tidak Bisa Diganggu Gugat

TIMEXNTT – Ketua DPC PDIP SBD, dr.Kornelis Kodi Mete menghormati putusan DPP yang memberi tugas kepada Ratu Wulla Talu dan Dominikus Alphawan Rangga Kaka sebagai calon bupati dan wakil bupati periode 2024-2029.

Diketahui, selain Partai berlogo kepala banteng itu, kedua pasangan calon itu juga mendapat penugasan dari Partai Nasdem untuk menjadi calon bupati dan wakil bupati pada bulan November mendatang.

Ketua DPC PDIP SBD, dr.Kornelis Kodi Mete menegaskan bahwa penugasan DPP PDIP terhadap Ratu Wulla Talu dan Dominikus Alphawan Rangga Kaka tidak bisa diganggu gugat.

Pasalnya, dia menyebut penugasan DPP terhadap kedua paslon itu merupakan putusan DPP yang sudah melalui berbagai proses dalam internal partai.

“Itu putusan DPP. Kalau itu putusan DPP untuk memberi penugasan ya itu sudah,” tegasnya ketika ditemui seusai kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi(KIE) Obat dan Makanan Bersama Tokoh Masyarakat di Desa Kalembu Kaha, Jumat(05/07/2024).

Baca Juga  Bupati SBD Perintahkan Inspektorat Audit Dana Desa, Wakapolres;itu sudah membantu kami

Penugasan itu menjadi tanggung jawab berat Ratu Wulla-Angga Kaka dalam membangun komunikasi di tingkat daerah. Bukan hanya itu, mereka juga diberi tugas untuk rutin melakukan sosialisasi ditengah masyarakat guna mendapatkan dukungan.

Kendati mendapat penugasan dari kedua partai yang masing-masing peroleh 5 kursi pada pileg Februari lalu, Ratu Wulla-Angga Kaka juga diminta untuk membangun komunikasi dengan partai lain untuk mendapatkan gabungan koalisi yang besar.

Kornelis Kodi Mete yang juga Bupati SBD dua periode itu kembali menegaskan bahwa tidak akan terjadi pecah kongsi. Hal itu diyakininya karena yang memberi penugasan adalah DPP.

“Emang ada yang mau bongkar? Yang kasih keluar surat penugasan kan bukan saya. Itu DPP. Ya kalau ada yang bongkar DPP yang bongkar. Saya sebagai pengurus yakin tidak akan ada yang bisa bongkar kecuali DPP karena mereka yang keluarkan surat,” ucapnya dengan guyon.

Baca Juga  Kabid PSP Dinas Pertanian SBD Disebut Perintahkan Petani Bayar Rp15 Juta Meski Pekerjaan Tidak Beres: Ibu Elsi Terima Rp7,4 Juta

Untuk itu, sebagai Ketua DPC SBD Partai berlogo kepala banteng itu, Kodi Mete memastikan semua pengurus hingga tingkat desa akan taat dan patuh serta wajib menjalankan perintah partai dari DPP.

“Dan kami sebagai pengurus DPC wajib ketika DPP putuskan untuk daftarkan calon di KPU. Tidak bisa melawan dan akan berjuang untuk memenangkan Pilkada,” tegasnya lagi.

PDIP SBD pun memberi ruang kepada seluruh parpol yang ingin berkoalisi menjelang Pilkada pada bulan November. Sejauh ini, Kodi Mete mengaku belum ada partai yang menyatakan secara terbuka untuk tidak berkoalisi dengan partai yang dinahkodainya.

“Kami buka ruang kepada kawan-kawan dari partai lain untuk berkoalisi. Sampai sekarang kan belum ada partai yang nyatakan kalau tidak mau bergabung. Artinya masih ada ruang untuk membangun kosulidasi guna mendapatkan koalisi yang besar,” tuturnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!