Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Ketua PA GMNI SBD: GMNI Lebih Lahir Duluan, Bukan Enderbouw dari PDI Perjuangan

Rian Marviriks Storintt.id
Di Kabupaten Sumba Barat Daya, juga hadir Persatuan Alumni(PA). Ia menegaskan pula, kehadiran alumni bukan untuk mengintervensi arah gerakan anggota aktif atau membawa kepentingan partai politik tertentu.(Dokpri Rian Marviriks)

Di Kabupaten Sumba Barat Daya, juga hadir Persatuan Alumni(PA). Ia menegaskan pula, kehadiran alumni bukan untuk mengintervensi arah gerakan anggota aktif atau membawa kepentingan partai politik tertentu.

Melainkan, untuk terus mendampingi para kader GMNI dalam berproses, demi menciptkan aktivis yang bermental baja dan berkualitas dalam menghadapi berbagai tantangan selama berjuang melawan ketidakadilan.

Baca Juga  Ribuan Pendukung Padati Kota Tambolaka Jemput Gustaf SLD, Demokrat PSI PKN Siap Naik Panggung

“Ada satu hal yang mana menjadi isu dan berkembang di tengah masyarakat bahwa GMNI selalu diidentikan dengan salah satu partai politik, yakni PDI Perjuangan. Itu tidak benar. Jangan karena jas GMNI berwarna merah lalu dikaitkan. Saya tegaskan, GMNI merupakan organisasi mahasiswa yang lahir sebelum PDI Perjuangan,” tegas Marten Roga Ate.

Baca Juga  Profil Ketua Bawaslu SBD Periode 2023-2028, Ternyata Seorang AktivisĀ 

Disisi lain, Marten Roga Ate mengatakan, proses dalam GMNI tidaklah seperti yang dilihat hanya dengan kasat mata. Sebab, berproses untuk menjadi kader yang militan, loyalitas dan totalitas hanya bisa dituntaskan oleh segelintir mahasiswa.

Selama ini, kata dia, berproses dalam ber-GMNI tidak terhindar dari berbagai dinamika, baik dalam sebagai anggota aktif maupun sebagai alumni.

Tutup
error: Content is protected !!