Kodi Tidak Sendiri, Alumni GMNI SBD Hadir Bawa Sembako Untuk Korban Gempa
“Atas nama pemerintah Kecamatan Kodi dan seluruh masyarakat terdampak, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Alumni GMNI Sumba Barat Daya. Terima kasih kepada kawan-kawan yang sudah peduli dan datang langsung melihat kondisi warga kami,” ujar Benyamin.
Menurut Benyamin, bantuan dari Alumni GMNI sangat berarti di tengah masa transisi tanggap darurat yang akan berakhir pada Minggu, 18 Oktober 2026. Di mana kebutuhan logistik warga masih tinggi.
“Di saat seperti ini, kehadiran kawan-kawan GMNI memberi semangat baru bagi warga kami bahwa mereka tidak sendiri. Bantuan ini akan sangat membantu keluarga-keluarga yang rumahnya rusak ringan, sedang dan berat. Sekali lagi terima kasih,” tutupnya.
Diketahui, gempa berkekuatan yang mengguncang Kodi pada 4 Oktober 2026 lalu masih menyisakan trauma mendalam.
Pemerintah Kabupaten SBD sendiri telah menetapkan masa tanggap darurat berakhir pada Minggu, 18 Oktober 2026 dan akan masuk masa transisi pada senin mendatang.
Di masa transisi ini, peran organisasi kemasyarakatan dan alumni seperti GMNI sangat vital untuk mengisi kekosongan logistik di lapangan.***