Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Launching Alkitab Perjanjian Baru Dalam 6 Bahasa Daerah Sumba, Bupati Ratu Wulla: Ini Adalah Peristiwa Bersejarah

TIMEXNTT – Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla hadir dalam kegiatan launching alkitab perjanjian baru versi enam bahasa daerah di wilayah Sumba, Selasa(21/10/2025) di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Waikabubak, Sumba Barat, NTT.

Enam bahasa daerah tersebut terdiri dari bahasa bahasa Kodi, Mamboro, Loura, Wanukaka, Gaura, dan Loli.

“Ini adalah peristiwa bersejarah, bukan hanya bagi gereja, tetapi juga bagi identitas budaya dan spritual masyarakat Sumba Barat Daya,” kata Bupati Ratu Wulla.

Menurut Bupati Ratu Wulla, alkitab bukan hanya kitab suci, tetapi juga sumber inspirasi moral, pijakan etika hidup dan sinar pengharapan bagi umat beriman.

Ketika firman Tuhan hadir dalam bahasa ibu, maka firman itu tidak lagi sekedar dibaca, tetapi dirasakan dan dihayati dengan sepenuh jiwa, sebab bahasa daerah adalah bahasa hati orang Sumba.

Baca Juga  Oknum Staf Dinas Pertanian SBD Inisial H Tiru Tanda Tangan Fasilitator Untuk Pencairan Tahap I Rp75 Juta di Bank NTT

Di tengah tantangan globalisasi dan perubahan zaman, kata Bupati Ratu Wulla, banyak generasi muda mulai kehilangan kedekatan dengan bahasa daerahnya sendiri.

Karena itu, masih kata Bupati Ratu Wulla, kehadiran alkitab perjanjian baru dalam bahasa lokal adalah langkah luar biasa untuk melestarikan bahasa daerah sebagai warisan leluhur, menguatkan iman dan nilai spritual melalui pemahaman yang lebih dekat dengan budaya lokal, membangun generasi yang berakar pada budaya, tetapi tetap terbuka terhadap kemajuan zaman.

Untuk itu, Bupati Ratu Wulla menegaskan, pemerintah kabupaten berkomitmen untuk mendukung setiap upaya pelestarian bahasa daerah.

“Karena percaya bahwa bahasa adalah identitas dan martabat sebuah bangsa. Melalui kegiatan ini, kita sedang menegaskan bahwa iman dan budaya dapat berjalan beriringan, saling menguatkan, dan menjadi landasan pembangunan manusia Sumba yang berkarakter, beriman dan berbudaya,” katanya lagi.

Baca Juga  Dinas Perhubungan SBD Pasang Traffic Linght, Masyarakat Masih Beradaptasi

Dikesempatan itu juga, Bupati Ratu Wulla mengajak seluruh gereja, lembaga pendidikan, komunitas budaya, dan generasi muda untuk menghidupi dan menggunakan bahasa daerah dengan bangga, baik dalam liturgi, pengajaran, maupun kehidupan sehari-hari.

Ia berharap supaya alkitab perjanjian baru dalam 6 bahasa daedah ini menjadi berkat bagi seluruh umat, serta menjadi tanda bahwa Sumba tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat dalam spritual dan budaya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gereja Bethel Indonesia BPD Sumba, para penerjemah, tokoh adat, ahli bahasa serta semua pihak yang telah mencurahkan pikiran, tenaga, doa dan waktu dalam proses penerjamhana ini,” tambahnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!