Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Mahasiswa Unika Weetebula Tanya Soal Gerakan, Prof Simon Sabon; Demo malah ditangkap polisi

Mersiani yang juga aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia(GMNI) Sumba Barat Daya menanyakan itu karena banyak yang meragukan eksistensi mahasiswa dizaman sekarang ini.(Dokpri Rian Marviriks)

Menurutnya, hingga saat ini, literasi dan nomirasi orang Indonesia masih sangat minim.

“Keterbacaan saja kecil sekali untuk orang Indonesia,” tambah Prof Simon.

Untuk itu, jika mahasiswa tidak bisa memberikan masukan secara formal kepada pemerintah, Prof Simon meminta mahasiswa supaya dapat berinovasi untuk diri sendiri dan masyarakat.

Baca Juga  Pemerintah SBD Habiskan Rp2,3 Miliar Untuk Alat Usaha Produktif Guna Meningkatkan Pendapatan Ekonomi Masyarakat

“Inikan besok tamat. Mau bilang rapat BEM BLM untuk ajukan protes inikan tidak bisa lagi, besok sudah ada di luar. Terus terang saja kalau sudah tidak jadi mahasiswa tidak ditakuti lagi. Demo malah kena tangkap Polisi di sana, di sel,” tuturnya.***

Baca Juga  Siap-Siap SBD Menyalah, Dinas Perumahan Segera Salurkan 1.259 Meteran Gratis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!