Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Menjala Sejahtera: Catatan Progres Sektor Perikanan Pemerintah Sumba Barat Daya

Rian Marviriks Storintt.id
Dengan wilayah pesisir dan sumber daya perairan yang dimiliki, sektor perikanan bukan hanya menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat, tetapi juga merupakan bagian penting dari upaya Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya dalam meningkatkan pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, memperkuat ketahanan pangan, serta mengentaskan kemiskinan.

Berdasarkan data yang diperoleh storintt.id, per 03 Agustus 2026, Dinas Perikanan Sumba Barat Daya tercatat telah mengalokasikan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Umum(DAU) Rp650.962.560 untuk kegiatan pemberdayaan terhadap 89 kelompok.

IMG 20260804 WA0008

Diantaranya, 57 kelompok nelayan atau Kelompok Usaha Bersama(KUB), penerima mesin ketinting dan pukat. 29 kelompok budidaya ikan penerima kolam terpal, ikan lele, nila, alat pendukung pelatihan, bahan praktek, pakan ikan BBI, dan 3 kelompok pengolah hasil dan pemasaran ikan penerima bantuan bahan abon ikan.

Bukan hanya sekedar menyalurkan bantuan, khusus untuk kelompok pengolah hasil dan pemasaran ikan dan budidaya ikan, Dinas Perikanan Sumba Barat Daya juga rutin melakukan pendampingan terhadap kelompok.

Untuk kelompok pengolah hasil dan pemasaran ikan, Dinas Perikanan Sumba Barat Daya menggandeng sejumlah pihak dalam melakukan pelayanan pendampingan dan pelatihan dalam memproduksi bakso ikan, abon, stick dan kerupuk ikan.

“Sekarang kita lagi pacu di semua lini, tentunya dari sisi budidaya ini juga yang cukup potensial. Sedangkan pengolah hasil ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menekan angka stunting,” kata Herry kala itu.

Tutup
error: Content is protected !!