Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Menjala Sejahtera: Catatan Progres Sektor Perikanan Pemerintah Sumba Barat Daya

Rian Marviriks Storintt.id
Dengan wilayah pesisir dan sumber daya perairan yang dimiliki, sektor perikanan bukan hanya menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat, tetapi juga merupakan bagian penting dari upaya Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya dalam meningkatkan pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, memperkuat ketahanan pangan, serta mengentaskan kemiskinan.

Saat ini, mereka fokus pada produksi stick. Kemudian, untuk kelompok budidaya ikan, pendampingan juga rutin dilakukan, bahkan pemerintah membantu memfasilitasi dalam hal pemasaran.

Dengan demikian, dampak dari program pemberdayaan tersebut tentunya dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga para anggota kelompok.

“Tentunya kita terus mendorong supaya pemberdayaan berkelanjutan tetap dilakukan. Dan juga kita sedang mendorong supaya para nelayan bisa mendapatkan hak-hak mereka seperti bantuan BBM Subsidi, asuransi perlindungan. Dan untuk kelompok Poklahsar dan Pokdakan kita berharap supaya menjadi kelompok yang mandiri,” kata Herry, Selasa(03/08/2026).

IMG 20260804 WA0010

 

Disisi lain, pada tahun 2025, Dinas Perikanan Sumba Barat Daya juga telah menghabiskaan anggaran Rp763.810.000 untuk program pemberdayaan terhadapĀ 71 Kelompok Usaha Bersama (KUB)/Nelayan, 5 Poklashar dan 9 Pokdakan.

Dengan demikian, hingga pada tahun 2026, terdapat 328 kelompok yang menjadi sasaran Dinas Perikanan Sumba Barat Daya, yakni 32 Poklashar, 132 pokdakan, 140 KUB/Nelayan, 2 Kelompok Usaha Gara (KUGAR) dan 26 Kelompok Budidaya Rumput Laut.

Tutup
error: Content is protected !!