Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Miris, Dinas Pendidikan SBD Diduga Tilap Honor Tenaga Kontrak Rp700 Ribu Lebih

Namun demikian, penegasan Sekdis Pendidikan dan Kebudayaan SBD itu malah tidak berlaku untuk salah satu tenaga kontrak berinisial A(27).

TIMEXNTT – Miris, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur diduga menilap honor tenaga kontrak guru Rp743.738.

Padahal, Sekdis Pendidikan dan Kebudayaan SBD, Ikshan A. Danibao mengaku, pihaknya akan membayar honor tenaga kontrak sesuai jumlah yang akan diterima.

“Ini hak orang tidak mungkin kami tidak bayar. Siapa yang mau ambil resiko,” kata Ikshan yang dikonfirmasi soal honor tenaga kontrak yang tidak dibayar satu bulan.

Namun demikian, penegasan Sekdis Pendidikan dan Kebudayaan SBD itu malah tidak berlaku untuk salah satu tenaga kontrak berinisial A(27).

Bagaimana tidak, A(27) menerima bayaran honor dari dinas yang bersumber dari DAU tidak sesuai yang tertulis di SK.

Baca Juga  Hanya 2 Kasus Malaria di Puskesmas Waimangura, Masuk Zona Hijau

Diketahui, A(27) merupakan tenaga kontrak disalah satu sekolah di Sumba Barat Daya yang akan mendapat bayaran honor dari dua sumber dana yang berbeda. Yakni dari Bantuan Operasional Sekolah(BOS) Rp950.000 perbulan dan dari Dana Alokasi Umum(DAU) Rp700.000 perbulan.

A(27) mengetahui bayaran honor yang ditransfer oleh pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Barat Daya tidak sesuai dengan jumlah uang yang masuk pada tanggal 24 Desember 2024.

“Saya kontrak dengan dua sumber dana yang berbeda dari BOS Rp950.000 dan DAU Rp700.000,” kata A(27) kepada timexntt.id, Kamis(26/12/2024) via whatsap.

A(27) menjelaskan, dirinya telah menerima bayaran honor dari bulan April hingga bulan September 2024 tanpa persoalan apapun.

Baca Juga  Siap-Siap SBD Menyalah, Dinas Perumahan Segera Salurkan 1.259 Meteran Gratis

Pada tanggal 24 Desember 2024, seharusnya mendapat bayaran honor untuk tiga bulan tersisa, Oktober, November dan Desember sebesar Rp2.100.000.

Namun, A(27) hanya menerima bayaran honor dari pemerintah daerah yang bersumber dari DAU untuk tiga bulan itu Rp1.356.262. Untuk itu, dirinya masih kekurangan Rp743.738 yang belum dibayar.

“Uang yang masuk di rekening bank NTT hanya Rp.1.356.262 per Oktober, November, Desember seharusnya gaji Rp.2.100.000 yang mereka Transfer,” sebutnya.

Hingga berita ini ditayangkan, timexntt.id masih berupayan konfirmasi bendahara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Barat Daya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

Tutup
error: Content is protected !!