Ombudsman RI Temukan 100 Pengungsi Gempa Flores Masih Tinggal di Tenda Tidak Layak
“Jangan sampai ada masyarakat terdampak gempa bumi yang tidak mendapatkan informasi mengenai status kerusakan rumahnya,” tegasnya.
Selain hunian, Ombudsman juga menyoroti krisis air bersih dan minimnya penampungan air di Desa Paralando. Di sektor layanan dasar, kegiatan belajar mengajar di Desa Golo Sepang (Manggarai Barat) serta Desa Robek dan Paralando (Manggarai) masih berlangsung di bawah terpal yang tidak layak.
“Dibutuhkan tenda besar dari pemerintah untuk mengantisipasi kegiatan belajar mengajar selama masa transisi pemulihan,” katanya.
Di bidang kesehatan dan ekonomi, Ombudsman mencatat aspirasi warga agar pembayaran kredit ditunda sementara karena aktivitas ekonomi belum normal akibat gempa.
Ombudsman RI pun mendorong pemerintah mempercepat penyediaan pengungsian layak, huntara, air bersih, kepastian status rumah warga, serta keberlangsungan layanan pendidikan dan kesehatan.***