Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Panen Ikan di BBI Weekelo Sawah, Bupati Ratu Wulla Sebut Sebagai Peluang Bisnis Yang Menjanjikan

Rian Marviriks Storintt.id
Dalam kesempatan itu, Bupati Ratu Wulla memberikan apresiasi tinggi atas optimalisasi fungsi BBI sebagai pusat pembenihan dan percontohan budidaya perikanan di wilayah tersebut.(Dokpri Rian Marviriks)

STORINTT – Balai Benih Ikan (BBI) Weekelo Sawah, Desa Kadi Wanno, Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) kembali mencatatkan keberhasilan melalui panen ikan air tawar.

Momen ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, Wakil Bupati, Dominikus Alphawan Rangga Kaka, Sekda, Wakil Ketua II DPRD, dan pejabat teras Pemerintah Sumba Barat Daya lainnya, termasuk kelompok usaha budidaya ikan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Ratu Wulla memberikan apresiasi tinggi atas optimalisasi fungsi BBI sebagai pusat pembenihan dan percontohan budidaya perikanan di wilayah tersebut.

Keberadaan Balai Benih Ikan (BBI) Weekelo Sawah ini dimintanya supaya terus dioptimalkan fungsinya. Ia menegaskan, BBI bukan sekadar tempat memproduksi benih dan membesarkan ikan, melainkan harus menjadi pusat percontohan, pusat edukasi, dan penggerak ekonomi bagi masyarakat dan para pembudidaya ikan lokal.

Menurutnya, Kabupaten Sumba Barat Daya mempunyai banyak potensi unggulan yang dapat dikelola secara baik demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengakui kalau Kabupaten Sumba Barat Daya diperhadapkan dengan angka stunting yang cukup tinggi. Selain itu, termasuk faktor kemiskinan. Namun, dengan terobosan-terobosan yang dilakukan oleh dinas teknis, ia meyakini semua tantangan dapat diatasi.

“Kita punya potensi yang luar biasa di pertanian dan perikanan, sumber air yang cukup tersedia, tetapi kita masih dalam keadaan miskin. Nah, ini menjadi catatan penting bagaimana ada terobosan-terobosan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten sumba Barat Daya melalui dinas teknis untuk mengoptimalkan potensi yang ada dalam rangkan pemenuhan gisi, protein dan kesejahteraan masyarakat kita,” kata Bupati Ratu Wulla, Jumat(11/09/2026).

Disisi lain, selain mendukung ketahanan pangan peningkatan gizi masyarakat, budidaya ikan disebutnya juga menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.

Bupati Ratu Wulla menegaskan bahwa sektor perikanan darat memiliki potensi ekonomi yang sangat besar dan belum sepenuhnya tereksplorasi oleh masyarakat lokal. Melimpahnya pasokan air dari mata air alam Weekelo Sawah menjadi modal utama yang sangat mendukung keberlanjutan budidaya ikan.

Apalagi, kata dia, kehadiran program Makan Bergizi Gratis(MBG) yang sangat membutuhkan pasokan bahan mentah secara konsisten setiap harinya. Namun, ia mengingatkan supaya pembudidaya lokal tetap menjaga kualitas.

Namun, ia kembali mengingatkan supaya pemerintah melalui bidang teknis tetap memfasilitas para pengusaha budidaya ikan. Sementara para pelaku budidaya juga dimintanya agar mendukung program-program pemerintah.

“Apalagi sekarang dengan hadirnya program MBG, kebutuhan sangat tinggi. Saya baru pulang dari Jakarta kemarin, saya sudah menyampaikan surat di Kepala BGN terkait dengan operasional dapur-dapur yang kurang lebih sekitar 30 akan diresmikan pada bulan Oktober mendatang. Apakah kita pastikan bahwa pasokan bahan baku bisa tersedia? Apalagi sekarang ikan lele juga dijadikan sebagai lauk. Nah, sekarang pasar sudah tersedia,” katanya lagi.

Sebagai informasi tambahan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor perikanan dengan Upaya pemberian bantuan sarana prasarana budidaya berupa kolam terpal, benih ikan dan pakan ikan.***

Tutup
error: Content is protected !!