Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Pelaku Penikaman di Dinas Pendidikan SBD Sudah Ditetapkan Sebagai Tersangka, Terancam 5 Tahun Penjara

Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, AKP I Ketut Ray Artika mengatakan, saat ini penanganan kasus tersebut sudah dinaikan ke proses penyidikan.(Dokpri Rian Marviriks)

Sepulang dari rumah, pelaku menuju ke dinas dengan membawa sebilah pisau tanpa membawa dkkumen yang diminta oleh dinas.

Sementara di dinas ada sejumlah guru yang juga sedang mengerjakan data-data kebutuhan sekolah.

Menurut seorang guru yang juga sebagai saksi dalam kasus ini, kata AKP I Ketut Ray Artika, pelaku tiba-tiba masuk dan langsung tusuk korban.

Baca Juga  Wujudkan Program Swasembada Pangan, Penyuluh Pertanian dan Polsek Webar Monitor Lahan Horti

Namun, saksi tidak mengetahui, jam berapa pelaku ke rumah dan balik ke dinas sebelum melakukan aksi penikaman terhadap Aloysius.

“Saksi juga sementara kerja, tiba-tiba pelaku datang langsung tusuk korban. Jadi soal jam berapa pelaku pulang ke rumah dan balik itu saksi tidak tahu karena saksi juga masih di dinas,” katanya lagi.

Baca Juga  Turut Meriahkan Karnaval, Bawaslu SBD Mengajak Merdekakan Hak Pilih

Polres Sumba Barat Daya melalui Sat Reskrim berkomitmen menangani kasus ini dengan profesional. Mereka akan dalami lagi duduk perkara tersebut sebelum disidangkan.

Sebagai informasi tambahan, pihak kepolisian akan melakukan pengambilan keterangan korban di rumah yang bersangkutan, karena baru keluar dari rumah sakit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!