Pemuda Khatolik Wewewa Selatan Jalankan Proposal Pembangunan Gedung Gereja, Ada 324 Umat
Sejauh ini, kata dia, Stasi Santo Vincensius Apaulo Puu Maroto baru mendapatkan bantuan 50 kursi plastik. Selain itu, bahan material bangunan berupa semen sebanyak 20 sak dan 50 lonjor besi.
“Untuk semen dan besi itu hasil dari ketika proposal dijalankan. Sedangkan kerjanya nanti itu swadaya atau umat gotong royong. Itu guna memanilisir penggunaan uang,” ucapnya.
Bukan hanya Agustinus, proposal itu dijalankan oleh seluruh pemuda khatolik yang berada di Stasi Santo Vincensius Apaulo Puu Maroto.
Nantinya, ketika dana terkumpul, umat akan kembali bergotong royong dalam melanjutkan pekerjaan gedung gereja tersebut.
“Kami berharap supaya proposal yang kami jalankan itu bisa menuai hasil yang memuaskan. Kami sangat berharap bantauan dari berbagai pihak untuk pembangunan gereja kami,” harapnya.***
Tinggalkan Balasan