Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Penjelasan BKPSDM SBD Soal 600 Peserta PPPK yang TMS Pada Tahap I Tetapi Ikut Seleksi di Tahap II

Tentunya, ini peluang besar bagi mereka untuk berjuang dalam merebut salah satu kursi di PPPK Sumba Barat Daya pada tahap II ini.(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Pemerintah Sumba Barat Daya melalui BKPSDM resmi melakukan ujian CAT formasi tahun anggaran 2024 PPPK tahap II di bulan Mei 2025.

Ujian PPPK tahap II dengan sistem ujian berbasis komputer ini dibuka secara resmi oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, Senin(05/05/2025).

Proses seleksi PPPK tahap II di Sumba Barat Daya akan dilangsungkan selama 12 hari. Pada hari pertama dilakukan dengan dua sesi. Selanjutnya akan dilakukan denganĀ 3 sesi.

Menariknya, dalam seleksi tahap II ini, terdapat kurang lebih 600 peserta PPPK yang Tidak Memenuhi Syarat(TMS) administrasi pada tahap I, diikutsertakan dalam seleksi tahap II.

Baca Juga  Update Jadwal Pengangkatan CPNS Dan P3K Sumba Barat Daya; ada kemungkinan dipercepat

Tentunya, ini peluang besar bagi mereka untuk berjuang dalam merebut salah satu kursi di PPPK Sumba Barat Daya pada tahap II ini.

600 peserta tersebut terdiri dari tenaga guru, kesehatan dan teknis. Namun, jumlah ini didominasi oleh tenaga teknis.

“Jadi peserta pada tahap II yang 2.479 bagian dari 600 orang yang TMS administrasi tahap I. Paling banyak teknis. Hal in terjadi diseluruh Indonesia,” kata Kabid Pengadaan Pengendalian, Fasilitasi Profesi ASN dan Penghargaan Pegawai, Benyamin Quido Fernandez.

Menurutnya, peserta yang TMS administrasi pada tahap I, diikutsertakan dalam seleksi tahap II karena mendapat petunjuk Menpan. Selain itu, mereka juga masuk dalam pendataan database.

Baca Juga  Dana Desa Kabupaten Sumba Barat Daya 2025, Terbanyak Desa Waiholo Hampir Rp2 Miliar Disusul Desa Kendu Wela

Berdasarkan petunjuk tersebut, peserta yang TMS adminsitrasi pada tahap diwajibkan untuk diakomodir dalam mengikuti seleksi tahap II.

“Mereka masuk dalam pendataan database. Di tahap I tidak ikut ujian karena TMS administrasi. Namun di tahap II mereka ada surat dari Menpan bahwa mereka diwajibkan untuk mengakomodir pada tes tahap II. Mereka tanpa lagi melalui verifikasi berkas langsung secara otomatis jadi peserta pada tahap II,” jelas Fernandez.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!