Polemik PPPK Tahap 2, BKPSDM SBD: Semoga Diselesaikan Dengan Baik
TIMEXNTT – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia(BKPSDM) Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD) saat ini menuai sorotan tajam dari publik pasca ujian PPPK Tahap 2.
Mereka disorot lantaran ditemukan sejumlah nama yang mengikuti seleksi PPPK Tahap 2 terindikasi bermasalah.
Polemik ini sudah menjadi atensi DPRD Sumba Barat Daya hingga telah melakukan Rapat Dengar Pendapat(RDP) sebanyak dua kali dengan pihak BKPSDM SBD.
Terkonfirmasi, Kepala BKPSDM SBD, Yordan Parera membenarkan pihaknya telah melakukan RDP bersama DPRD Komisi 3 sebanyak 2 kali.
Namun, pada agenda RDP yang pertama, ia tidak berkesempatan hadir karena sedang menjalankan tugas dinas di luar daerah.
“Benar, kemarin ada lanjut RDP dengan DPRD. Pada saat RDP yang pertama itu saya sedang dinas luar dalam rangka pengembangan SDM di Alor,” kata Yordan ketika dikonfirmasi, Sabtu(24/05/2025) via telefon.
Ditanya soal RDP kemarin, Yordan mengatakan, anggota DPRD menanyakan sejumlah peserta seleksi PPPK Tahap 2 yang terindikasi bermasalah.
Menurutnya, DPRD persoalkan nama-nama yang mengikuti seleksi karena diduga tidak pernah kontrak. Namun, mendapatkan rekomendasi untuk bisa mengikuti ujian berbasis komputer pada seleksi PPPK Tahap 2.
“Apakah betul rekom dikasih atau tandatangan ditiru yang bersangkutan kita belum tahu,” katanya lagi.
Meski begitu, Yordan menegaskan, jika ditemukan peserta yang mengiput data dengan cara sengaja terbukti bisa digugurkan.
Menurutnya, setiap peserta sudah mengetahui ketentuan yang wajib ditaati ketika melakukan pengisian dokumen.
Misalnya, ada salah satu poin yang menegaskan bahwa setiap pelamar itu wajib mengisi dokumen yang benar.
“Apabila tidak mereka siap digugurkan. Ya, Semoga kita bisa selesaikan dengan ketentuan yang ada, supaya jangan ada yang dirugikan, semua tetap mengacu pada aturan dan semoga bisa diselesaikan dengan baik,” harapnya.***
Tinggalkan Balasan