Presiden Timor Leste Memberi Cindera Mata Kepada Armin Ate Penyandang Disabilitas Dari SBD NTT
Dialog yang dilakukan berkaitan dengan pemenuhan akses bagi penyandang disabilitas untuk mendapatkan haknya dalam kehidupan social.
Dikabarkan, penyadandang disabilitas perwakilan Indonesia akan direncanakan melakukan belajar di Timor Leste selama 8 hari. Mulai tanggal 11-18 Agutus 2024.
Kegiatan belajar itu akan dilakukan di dua lembaga, yakni di Ra’es Hadomi Timor Oan (RHTO) dan Clinica Uma Ita Nian terkait penerapan pendekatan RBM.
Usai dialog bersama Presiden Jose Ramos Horta, Armin mendapat kesempatan menampilkan hasil karyanya berupa produk keranjang dari daur ulang plastik.
Setelah itu, hasi kerajinan tangannya itupum secara khusus diberikan kepada Presiden Jose Ramos Horta.
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
Tinggalkan Balasan