Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Ratusan Data Siluman Ditemukan di SDK Ilhaloko Hingga Pending Pencairan Dana BOS: Bukan Dipersulit

Berbagai framing dimedia sosial ini membuat keluarga korban harus angkat bicara dalam mengungkap fakta-fakta dari pengakuan korban maupun dari mantan atasan korban tersebut.(Dokpri Rian Marviriks)

Sementara, Dana BOS dipending karena ditemukan sejumlah data siluman yang dimasukan oleh pelaku.

Temuan itupun diperkuat juga oleh mantan Kabid SD, Aphin Nilan. Menurutnya, kata Benediktus, Kabid SD membenarkan bahwa benar ada data-data siluman yang ditemukan hasil asistensi dan verifikasi.

Dari temuan itu, terdapat 300 siswa yang bermasalah dan tidak sesuai dengan data Dapodik Dinas. Sebab, dalam Dapodik Djnas hanya 110 siswa yang terdaftar di SDK Ilhaloko Mangganipi, Kecamatan Kodi Utara.

Baca Juga  Kasie Kurikulum Ditikam, Keluarga Desak Dinas Pendidikan SBD Gelar Konferensi Pers: Ini Pembunuhan Karakter Korban

“Jadi, soal sekolah Ilhaloko, memang kepengurusan dana BOS nya itu dipending oleh mantan Kabid SD dari bulan Januari. Menurut Pak Aphin, karena sekolah ini bermasalah, pertama tidak layak ikut ujian karena gedung bermasalah, data-data bermalasalah. 300 lebih data yang dimasukan Pak Aphin bilang tadi pagi itu, setelah di asistensi, diverifikasi itu hanya 110 yang memenuhi syarat,” kata Benediktus sesuai hasil penelusurannya di korban dan mantan Kabid SD.

Baca Juga  Miris, Dinas Pendidikan SBD Diduga Tilap Honor Tenaga Kontrak Rp700 Ribu Lebih

Lebih lanjut, Benediktus menuturkan, korban kemudian meminta pelaku untuk perbaiki data-data tersebut supaya bisa segera mencairkan Dana BOS tersebut.

Sayangnya, ketika diminta untuk perbaiki, pelaku justru menganggap pihak Dinas Pendidikan telah mempersulit dirinya dalam proses ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!