Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Ribut di DPRD SBD, Seleksi PPPK Tahap 2 Sudah Sesuai Mekanisme, Bupati Ratu: Itu Anak SBD, Bukan Dari Luar Angkasa

Walau menuai polemik, Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla menanggapinya dengan santai.(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Akhirnya, para calon PPPK Tahap 2 yang sudah mengikuti ujian di Kabupaten Sumba Barat Daya bisa menarik nafas dengan tenang pasca mendapat sorotan dari DPRD.

Sejumlah nama peserta seleksi PPPK Tahap 2 mendapat sorotan lantaran diduga mendapat rekomendasi palsu.

Persoalan inipun sudah dibawa oleh DPRD SBD ke Rapat Dengar Pendapat(RDP) bersama BKPSDM beberapa minggu lalu.

Walau menuai polemik, Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla menanggapinya dengan santai.

Menurutnya, proses seleksi PPPK Tahap 2 yang dilakukan selama ini sudah sesuai prosedur yang berlaku.

Namun, jika terus mendapat tekanan dan didesak mencari solusi, dirinya tak segan-segan akan mendatangi BKN dan Kemenpan RB untuk mencari solusi tersebut.

“Ini sudah sesuai mekanismenya, bukan tiba-tiba disetujui langsung lulus PPPK. Ini juga berhubungan dengan IT dan BKN. Kalau ditekan, suruh cari solusi ke Pusat, saya akan pergi cari solusi bagaimana caranya supaya memberikan ruang kepada anak-anak kita untuk mempunyai kesempatan kerja mengabdi dan melayani Kabupaten Sumba Barat Daya,” tegas Bupati Ratu, Jumat(30/05/2025) dalam kegiatan penyerahan SK kepada 1.062 PPPK Tahap 1 dan 124 CPNS.

Baca Juga  TEGAS! Bawaslu SBD Bantah dan Sebut Dalil Pengadu di DKPP RI Tidak Terbukti 

Bupati Ratu menuturkan, Pemerintah hadir untuk membawa solusi, termasuk dalam mengambil sebuah kebijakan dalam melayani.

Apalagi, kata dia, Sumba Barat Daya masih membutuhkan banyak tenaga guru. Dengan proses ini, disebutnya sebagai kesempatan yang baik dalam memberikan ruang atau kesempatan kerja bagi anak-anak SBD.

“Ada yang bilang mau demo-demo Bupati. Datang demo Bupati, saya mau lihat. Saya tidak takut. Saya mau melayani masyarakat. Masa kalian tega. Yang PPPK itu juga anak SBD sendiri, bukan anak dari luar angkasa yang datang di sini,” tambahnya.

Baca Juga  Update Jadwal Pengangkatan CPNS Dan P3K Sumba Barat Daya; ada kemungkinan dipercepat

Bupati Ratu menegaskan, jika ada pihak yang tidak puas dengan hasil seleksi dan hendak mau melakukan demonstrasi, ia pun memberi ruang untuk berekspresi.

Untuk itu, dengan berbagai polemik yang terjadi saat ini, Bupati Ratu pun meminta seluruh staf dan tenaga ASN untuk bekerja dengan baik supaya tidak menuai sorotan.

“Saya siap hadapi. Apalagi ada yang ganggu saya punya staf. Ada yang berani ganggu saya pasang badan. Saya tidak mau wibawa daerah ini buruk. Ini sudah sikap saya. Jadi saya profesional, kalau teman-teman loyal semua saya akan pasang badan,” tambahnya lagi.” Tegasnya lagi.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

Tutup
error: Content is protected !!