Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Soal Jalan Usaha Tani Kabali Dana Pengawasan PPK dan Dinas Pertanian SBD Dipertanyakan, Anggaran Rp300 Juta

Jalan usaha tani yang bersumber dari DAK dengan total anggaran Rp300 juta menjadi sorotan lantaran dinilai tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun empat.(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Dalam artikel ini akan membahas beberapa hal tentang pekerjaan jalan di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT yang saat ini tengah menjadi sorotan.

Dalam artikel ini juga, redaksi timexntt.id juga akan mencoba mengulas kembali segala bentuk keluhan masyarakat.

Masih tentang pekerjaan jalan usaha tani di Dusun Pancasila, Desa Kabali Dana, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya yang hingga sekarang menjadi sorotan.

Baca Juga  PPK Mengaku Terganggu Soal Proyek Dengan Anggaran Rp300 Juta di SBD, Ada Apa?

Bagaimana tidak, jalan usaha tani yang diketahui bersumber dari Dana Alokasi Kusus(DAK) dengan total anggaran Rp300 juta itu malah sulit dimanfaatkan oleh masyarakat petani.

Mirisnya, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Barat Daya, Yohanes Frin Tuka mengakui bahwa pernah satu kali melakukan monitoring di lokasi tersebut.

Sayangnya, ia hanya monitoring dititik yang bisa dilalui kendaraannya. Sedangkan, dibagian titik yang sulit diakses, ia malah tidak melakukan pengawasan di sana.

Baca Juga  10 Kriteria Pemimpin yang Baik, Apakah Ada Calon Bupati SBD yang Memiliki Kriteria ini?

“Saya juga pernah lewat tetapi tidak sampai ke bawah,” ngaku Yohanes yang dihubungi beberapa hari lalu.

Hal lucu lain lagi terungkap dari pengakuan Yohanes. Ia menyebut jalan yang berlokasi di Desa Kabali Dana itu disebutnya jalan produktif bukan jalan usaha tani. Lalu apa bedanya jalan produktif dan jalan usaha tani?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!