Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Sudah Setor Rp7,4 Juta, Kadis Pertanian SBD Malah Minta Kelompok Tani Kerjakan Laporan: Diduga Ada Minta Jatah Pengadaan

Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Barat Daya kembali mendapat sorotan karena dinilai masih mempersulit 5 kelompok tani yang belum dilayani pencairan hingga dipertengahan tahun 2025.(Dokpri Rian Marviriks)

Anehnya, selama monitoring yang dilakukan pihak dinas, tidak ada pencegahan atau larangan ketika mendapati 5 kelompok ini yang menggunakan merk Groundfos. Dinas hanya mengingatkan supaya menggunakan barang yang berkualitas.

Baru-baru ini, 5 kelompok ini juga diminta harga barang yang dibelanjakan. Padahal, mereka belanja telah sesuai RAB yang dibuat oleh dinas sendiri. Hal ini juga semakin meyakinkan bahwa ada dugaan ketidakpuasan dinas karena 5 kelompok tidak menggunakan merk Lorentz.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!