Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Zero Waste Jadi Kunci! Unika Weetebula Ubah Mamar Kelapa Watu Kawula Jadi Sumber Ekonomi Baru

Rian Marviriks Storintt.id
Kegiatan ini melibatkan sinergi pemerintah desa, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta kelompok tani-ternak Desa Watu Kawula.

Melalui teknologi tepat guna, daging kelapa diolah menjadi Virgin Coconut Oil (VCO) premium khas Sumba, sementara sisa panen diarahkan untuk memperkuat cadangan pangan keluarga.

Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas yang selama ini hanya dijual dalam bentuk bahan mentah.

Materi kedua tentang Hilirisasi dan Ekonomi Sirkular (Zero Waste) disampaikan oleh Karel Yesaya Mbaba, M.Si. Ia menekankan pengolahan limbah tanpa sisa buangan, di mana ampas kelapa, kulit singkong, dan gedebog pisang difermentasi selama 5–7 hari menggunakan bioaktivator EM4 dan tetes tebu.

Inovasi pakan ternak berprotein di atas 18 persen tersebut terbukti mampu memangkas biaya pakan babi dan ayam hingga 40–50 persen. Selain pakan, sisa material lainnya juga diolah menjadi pupuk kompos dan briket arang sehingga benar-benar menerapkan prinsip zero waste.

Sesi terakhir tentang Manajemen Pemasaran, Kemasan, dan Legalitas Usaha dibawakan oleh Dr. Yohanes Umbu Lede, M.Pd. Ia menekankan pentingnya standardisasi kemasan sebagai “wiraniaga diam” yang mampu melipatgandakan harga jual hingga 2–3 kali lipat, serta pentingnya kelengkapan label, izin edar P-IRT, sertifikasi halal, pendaftaran HKI merek dagang, hingga pemasaran digital melalui WhatsApp Business, media sosial, dan lokapasar.

Tutup
error: Content is protected !!