Jun, Siswa SDN Wanno Talla di Desa Raba Ege Yang Viral Tidak Terima Bantuan PIP, Orangtua Tidak Terima PKH
STORINTT – Siswa kelas IV SDN Wanno Talla, Firjun Saputra Tanggu alias Jun tidak menerima bantuan Program Indonesia Pintar(PIP) meski berasal dari keluarga yang berkategori tidak mampu.
Jun merupakan anak dari sepasang suami istri, Arianto Malo dan Debora Milla Ate warga Kampung Puu Redapa, Dusun III, Desa Raba Ege, Wewewa Barat, Sumba Barat Daya, NTT.
Jun yang saat ini berada di bangku kelas IV SDN Wanno Talla tidak pernah mendapatkan bantuan PIP. Bukan hanya Jun, kakaknya yang juga kelas V mengalami hal yang sama.
Selama ini, orangtua Jun hanya menjual hasil kebun untuk memenuhi kebutuhan hidup, termasuk kebutuhan sekolah. Debora mengaku bahwa dirinya bersama suami hanya bisa menjual cabai, kelapa dan pinang.
Dengan pendapatan itu, Debora mengaku kesulitan dalam membeli kebutuhan sekolah kedua anaknya. Sehingga, tak heran, jika Jun harus menggunakan sepatu yang sudah sobek ketika ke sekolah.
“Kami ada 3 orang anak, yang pertama kelas V SD, Jun kelas IV SD, yang ketiga belum sekolah. Selama ini kedua anak saya tidak mendapatkan bantuan PIP. Untuk memenuhi kebutuhan saya dan suami jual kelapa, lombok, pinang,” kata Debora, Senin, (16/02/2026).