Pedagang Sayur SBD Mengaku Mendukung Program Pemerintah Dalam Menata Kota, Paulina: Saya Tidak Tahu Kalau Diviralkan
STORINTT – Pengakuan seorang pedagang yang memasarkan sejumlah jenis sayuran di emperan kiosnya hingga ditertibkan oleh Sat Pol PP membantah seluruh tudingan miring yang menilai dirinya mendapat perlakuan tidak adil dari Pemerintah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.
Pengakuan itu datang dari pedagang sayur yang viral beberapa hari ini, Paulina Gau Dede. Paulina justru merasa terkejut ketika dirinya menjadi perbincangan publik ketika ditertibkan oleh Sat Pol PP.
Ia mengaku, bahwa sebelum potongan video dan foto hasil tangkapan layar itu, pemerintah melalui Sat Pol PP sudah mendatanginya dalam memberikan himbauan untuk menertibkan dagangan sayur yang dipasarkan diemperan kios miliknya yang hampir mendakati bahu jalan protokol.
“Saya tidak omong rumah tinggal, saya bilang ini kios. Mereka bilang(Sat Pol PP-red), kalau mama ba jual, kalau memang mama kasih masuk sedikit di dalam, tidak pa apa mereka bilang,” kata Paulina, Jumat(20/02/2026) kemarin.
Paulina juga mengaku, dirinya tidak mendapat bentuk kekerasan apa pun. Ia justru menghargai niat baik Sat Pol PP yang memberikan himbauan.