Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Pedagang Sayur SBD Mengaku Mendukung Program Pemerintah Dalam Menata Kota, Paulina: Saya Tidak Tahu Kalau Diviralkan

Rian Marviriks Storintt.id
Ia mengaku, bahwa sebelum potongan video dan foto hasil tangkapan layar itu, pemerintah melalui Sat Pol PP sudah mendatanginya dalam memberikan himbauan untuk menertibkan dagangan sayur yang dipasarkan diemperan kios miliknya yang hampir mendakati bahu jalan protokol.(Dokpri Rian Marviriks)

STORINTT – Pengakuan seorang pedagang yang memasarkan sejumlah jenis sayuran di emperan kiosnya hingga ditertibkan oleh Sat Pol PP membantah seluruh tudingan miring yang menilai dirinya mendapat perlakuan tidak adil dari Pemerintah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.

Pengakuan itu datang dari pedagang sayur yang viral beberapa hari ini, Paulina Gau Dede. Paulina justru merasa terkejut ketika dirinya menjadi perbincangan publik ketika ditertibkan oleh Sat Pol PP.

Ia mengaku, bahwa sebelum potongan video dan foto hasil tangkapan layar itu, pemerintah melalui Sat Pol PP sudah mendatanginya dalam memberikan himbauan untuk menertibkan dagangan sayur yang dipasarkan diemperan kios miliknya yang hampir mendakati bahu jalan protokol.

Baca Juga  Seorang Ibu yang Diterkam Buaya di Kali Lede Wero SBD Belum Ditemukan, Basarnas; Sarang Buaya 

“Saya tidak omong rumah tinggal, saya bilang ini kios. Mereka bilang(Sat Pol PP-red), kalau mama ba jual, kalau memang mama kasih masuk sedikit di dalam, tidak pa apa mereka bilang,” kata Paulina, Jumat(20/02/2026) kemarin.

Paulina juga mengaku, dirinya tidak mendapat bentuk kekerasan apa pun. Ia justru menghargai niat baik Sat Pol PP yang memberikan himbauan.

Sebagai bentuk dukungan dalam menata kota, Paulina sedang membangun bale-bale di depan rumahnya yang tidak terlalu berdekatan dengan bahu jalan.

Baca Juga  Setiba Dari Luar Daerah, Bupati Ratu Wulla Temui dan Pastikan Tempat Jualan Ibu Paulina Gau Dede Bukan Rumah Tempat Tinggal

“Saya bilang, saya tidak mau bakalai dengan kamu(Pol PP-red), saya menghargai Pol PP saya bilang. Saya tidak tahu kalau viral, anak-anak saya, keluarga juga tanya karena lihat saya punya muka, saya bilang tidak tahu,” katanya lagi.

Untuk itu, Paulina diminta supaya sayuran yang dijual yang hampir mendekati bahu jalan itu dimasukan ke dalam kios. Ia tidak dilarang untuk melakukan usaha di depan rumahnya selagi tidak berada didekat bahu jalan.***

Tutup
error: Content is protected !!