Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Balai Benih Ikan Weekelo Sawah Menjadi Salah Satu Sumber kontributor PAD Dinas Perikanan

Rian Marviriks Storintt.id
Disisi lain, Hery menyebut BBI Waikelo Sawah bertugas melaksanakan aspek teknis operasional dalam sektor pembenihan ikan. Melaksanakan kegiatan pembenihan dan pengelolaan benih bermutu.(Dokpri Rian Marviriks)

STORINTT – Balai Benih Ikan (BBI) Weekelo Sawah, Desa Kadi Wanno, Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya disebut memegang peranan strategis dalam sektor perikanan budidaya lokal.

Dengan memanfaatkan limpahan mata air alami Weekelo Sawah yang tidak pernah kering, fasilitas ini dikembangkan bukan hanya sebagai pusat penyedia bibit unggul, melainkan juga sebagai salah satu sumber kontributor Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan total luas lahan mencapai 1,25 Ha.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sumba Barat Daya, Heryanto B. Bora mengatakan, BBI Waikelo Sawah secara rutin memproduksi benih ikan, seperti Ikan Nila dan Karper untuk didistribusikan ke desa-desa sentra budidaya seperti Desa Kadi Wanno, Mata Kapore, dan Waimangura.

Pada tahun 2025, target produksi tercatat sebanyak 20.000 ekor. Selain distribusi benih, penjualan ikan afkir dari balai ini juga memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Perikanan Sumba Barat Daya.

Namun, ia mengakui kalau pihaknya masih dihadapkan dengan berbagai tantangan, sehingga pengelolaan BBI Weekelo Sawah belum begitu optimal. Misalnya, belum optimalnya ketersediaan induk unggul, keterbatasan pakan alami, seperti cacing sutera dan kutu air, serta perlunya peningkatan kapasitas SDM.

Tutup
error: Content is protected !!