Pelaku Pencuri Ternak Ditembak Oleh Polisi di Sumba Barat Hingga Tewas: JT Sempat Menyerang Polisi
STORINTT – Seorang warga berinisial JT ditembak oleh polisi hingga tewas. Tindakan tersebut memicu aksi protes dari ratusan massa. Mereka menggotong jasad JT menuju Polres Sumba Barat untuk meminta penjelasan dari pihak kepolisian.
Di Polres Sumba Barat, suasana mulai tidak kondusif karena ratusan massa tidak berhasil bertemu Kapolres. Akhirnya, berbagai bentuk aksi protes pun memicu ketegangan di depan Polres Sumba Barat.
Namun, gerakan ratusan massa berhasil dibubarkan secara paksa oleh Polres Sumba Barat setelah melepas tembakan gas air mata.
Dikutip dari tribratanewsntt, JT disebut sebagai salah pelaku pencurian ternak dengan kekerasan. Dalam operasi penangkapan, tiga orang tersangka berhasil diringkus, sementara satu pelaku lainnya tewas tertembak usai berusaha menyerang petugas menggunakan parang.
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra menegaskan, langkah hukum yang diambil merupakan bentuk ketegasan polisi demi mengembalikan rasa aman masyarakat.
Menurutnya, Pengungkapan kasus ini bermula dari penyelidikan intensif terhadap tiga Laporan Polisi (LP) terkait aksi pencurian ternak yang kerap disertai kekerasan sejak 2022 hingga 2026.