Unggahan Oknum Polri Tentang Imbauan Kriminal Dirujak Netizen: Jangan Jadi Polisi Kalau Mau Jadi Pencuri Sapi
STORINTT – Sebuah unggahan di media sosial yang diunggah oleh oknum anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) beberapa jam yang lalu mendadak viral dan menuai gelombang kritik dari warganet.
Unggahan tersebut menampilkan pesan berbunyi, “Jangan jadi pencuri kalau tidak mau menanggung risiko,” yang memicu perdebatan hangat mengenai gaya komunikasi publik aparat penegak hukum di era digital.
Maksud awal dari konten tersebut disinyalir sebagai bentuk imbauan atau peringatan keras agar masyarakat tidak melakukan tindakan kriminal, khususnya pencurian.
Namun, narasi dan gaya penyampaian yang dipilih dinilai sebagian besar pengguna media sosial kurang empati, cenderung menghakimi, dan terkesan meremehkan persoalan hukum maupun faktor sosio-ekonomi yang kompleks di balik tindak pidana.
Apalagi, saat ini di Kabupaten Sumba Barat baru terjadi insiden penembakan terhadap terduga pelaku pencurian hingga meninggal dunia.
Netizen menilai bahwa sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, institusi Polri beserta anggotanya idealnya menggunakan bahasa komunikasi publik yang santun, objektif, dan berorientasi pada penyelesaian masalah.