Oknum Polri Memohon Maaf Atas Unggahannya Yang Berisi “Jangan jadi Pencuri Kalau Tidak Mau Menanggung Risiko”
STORINTT – Seorang oknum anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) meminta maaf atas unggahan melalui akun facebook pribadinya beberapa hari lalu yang berisi tentang “Jangan jadi pencuri kalau tidak mau menanggung risiko,”.
Unggahan itu bersamaan dengan kasus penembakan terhadap terduga pencuri ternak di Sumba Barat, NTT. Sehingga imbauan kriminal yang disinyalir sebagai bentuk peringatan justru menuai pro kontra dari publik. Bahkan, dikait-kaitkan dengan kasus pencurian ternak sapi di Sumba Timur yang melibatkan salah satu oknum anggota Polri.
Sebelum meminta maaf, unggahan tersebut sudah diturunkan alias take down sesaat setelah dibanjiri kritikan pedas oleh pengguna media sosial lainnya.
Sementara permintaan maaf tersebut disampaikannya melalui tayangan video berdurasi 51 detik yang diunggah menggunakan akun pribadinya @Angki Deta pada 2 jam yang lalu.
“Shalom, salam presisi, saya Bharada Frediangki Deta, anggota Kepolisian Korps Sabhara Baharkam Polri, selaku pemilik postingan difacebook yang telah meresahkan masyarakat dan warganet, memngaku salah atas postingan tersebut. Saya juga menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas postingan yang saya buat. Semoga ini menjadi pembelajaran untuk saya kedepannya. Demikian permohonan maaf saya,” ungkap Frediangki dikutip storintt.id dari akun facebook pribadinya, Kamis(17/09/2026).