Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Unggahan Oknum Polri Tentang Imbauan Kriminal Dirujak Netizen: Jangan Jadi Polisi Kalau Mau Jadi Pencuri Sapi

Rian Marviriks Storintt.id
Dengan berbagai kritikan tajam yang disampaikan warganet, tentunya, kejadian ini menunjukkan betapa krusialnya pengawasan tata kelola media sosial bagi personel kepolisian.

Beberapa diantara mereka juga kerap membandingkan respons tegas terhadap kejahatan kecil dengan penanganan kasus-kasus besar seperti korupsi, sehingga unggahan tersebut dianggap tidak mawas diri.

Bahkan, kasus pencurian yang melibatkan salah satu oknum Polisi di Sumba Timur beberapa minggu lalu juga dibandingkan.

Berikut beberapa kritik yang dituangkan dalam kolom komentar dari unggahan oknum polri tersebut.

“Jangan jadi polisi kalau mau jadi pencuri sapi,” komentar netizen yang mengaitkan keterlibatan oknum polisi disebut sebagai penadah pada kasus pencurian sapi di Sumba Timur.

“Bagaimana dengan pak budi?? Apa Karena namanya budiman biar menyalahkan hukum didiamkan saja? Bagaimana dengan para tikus berdasih? Mari merefleksikan diri masing sebelum menyalakan kesalahan orang lain. Jangan jadikan kesalahan orang lain sebagai ladang bisnis d dunia maya,” komentar akun lain.

“Ijin komen dan sedikit mau bertanya, sekaligus mohon pencerahannya abang.
Lalu bagaimana dngan seseorng yang tidak melakukan pencurian tapi dia jdi korban penembakan tadi mlm ya bang?,” komentar akun lain dengan menyertakan foto korban yang disuga terkena tembakan ketika Polres Sumba Barat melepas sejumlah tembakan peringatan dalam membubarkan ratusan massa.

Tutup
error: Content is protected !!