Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

22 Kapal Waikelo Diukur, Jadi Basis Data BBM Subsidi dan Buku Kapal Perikanan

Rian Marviriks Storintt.id
Perwakilan Kepala Kantor Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah V Provinsi NTT, Herny S Mayopu, menegaskan kegiatan pengukuran kapal nelayan di Pelabuhan Waikelo adalah langkah kunci untuk mendata armada dan kebutuhan BBM subsidi di Sumba Barat Daya.(Dokpri Rian Marviriks)

STORINTT — Upaya meningkatkan akurasi data armada penangkapan ikan serta memastikan alokasi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tepat sasaran terus diperkuat melalui kegiatan pengukuran kapal nelayan di kawasan Pelabuhan Waikelo, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Pengukuran kapal ini menjadi langkah krusial untuk menerbitkan dokumen legalitas keselamatan pelayaran, seperti PAS Kecil bagi kapal berukuran di bawah 7 Gross Tonnage (GT).

Dokumen resmi tersebut memuat data teknis valid, seperti dimensi kapal dan daya mesin, yang menjadi rujukan utama dalam menghitung kuota Kebutuhan Fisik Minimum (KFM) BBM bersubsidi bagi para nelayan.

Perwakilan Kepala Kantor Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah V Provinsi NTT, Herny S Mayopu, menegaskan kegiatan pengukuran kapal nelayan di Pelabuhan Waikelo adalah langkah kunci untuk mendata armada dan kebutuhan BBM subsidi di Sumba Barat Daya.

“Pertama kami dari provinsi menyampaikan terima kasih kepada Ibu Bupati SBD yang sudah mendukung penuh kegiatan pengukuran kapal ini. Terima kasih juga untuk Dinas Perikanan Kabupaten yang sudah berkolaborasi dengan kami,” ujar Herny.

Tutup
error: Content is protected !!