Begini Kata Pemilik Toko Yunior SBD Soal Karyawan yang Meninggal Karena Diduga Dihantam Benda Tumpul
TIMEXNTT – Masih tentang kasus kematian seorang karyawan dari Desa Mandung, Kecamatan Wewewa Selatan, Yulius Tena Bolo diduga dihantam benda tumpul hingga meninggal dunia.
Ia ditemukan tak bernyawa di gudang tempat penyimpanan bahan material bangunan.
Penyebab kematiannya itu pun masih memantik perhatian publik. Sebab, beredar kabar kalau penyebab kematiannya murni karena kecelakaan ketika sedang bekerja di gudang tersebut.
Namun demikian, dugaan kuat keluarga ketika jenasah Yulius Tena Bolo mendapati bekas hantaman benda tumpul dibagian kanan dan tengkorak pelipis dan juga pada bola mata.
Menanggapi atas peristiwa itu, pemilik toko Yunior, Ince Rusly menegaskan kalau meninggalnya seorang karyawan yang bekerja di gudang material bangunan murni kecelakaan saat bekerja.
Ia menyebut Yulius tertimpah semen saat bekerja. Tidak ada unsur lain sebagaimana yang diduga banyak pihak.
Menurutnya, hal itu juga dikuatkan oleh ketiga karyawan lainnya yang saat kejadian ada bersama dengan Yulius Tena Bolo.
“Itu murni kecelakaan karena tertimpah semen. Tidak ada unsur lainnya,” ngaku Ince Rusly kepada wartawan, Senin(29/07/2024).
Kendati mendapat informasi kecelakaan terhadapa karyawan, sebagai pimpinan, Ince Rusly pun langsung turun tangan dalam mengurus jenasah korban.
Ince Rusly mengaku langsung ke Rumah Sakit serta menyelesaikan segala bentuk kebutuhan. Ia pun masih mengantar jenasah korban dan bertemu keluarga korban.
“Kami sempat bertemu dengan keluarga dan sudah sepakat masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan. Kami siap bertanggung jawab,” ucapnya.***
Tinggalkan Balasan