Bukan Sekadar Timbang Balita, 160 Kader Posyandu se-SBD Ikuti Jambore Perkuat Posyandu ILP
STORINTT – Posyandu bukan sekadar tempat masyarakat datang untuk menimbang balita. Posyandu adalah salah satu pintu masuk pelayanan kesehatan masyarakat yang paling dekat dengan kehidupan keluarga.
Hal itu menjadi semangat utama dalam Jambore Kader PKK Kabupaten Sumba Barat Daya Tahun 2026 yang diikuti 160 kader dari 32 Posyandu se-SBD.
Kegiatan Jambore ini dimaksudkan sebagai momentum untuk memperkuat kapasitas, motivasi, solidaritas, dan komitmen kader dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat melalui Posyandu.
Demikian disampaikan oleh Ketua Pokja IV TP PKK, dr. Margareta Selan dalam kegiatan jambore kader posyandu TP PKK Kabupaten Sumba Barat Daya, Selasa(29/09/2026).
Menurutnya, di balik pelayanan Posyandu, ada kader yang datang lebih awal, menyiapkan tempat, mengajak masyarakat datang, mencatat hasil pelayanan, mendampingi keluarga, memberikan informasi kesehatan, dan sering kali menjadi orang pertama yang mengetahui ketika terdapat persoalan kesehatan di masyarakat.
“Karena itu, kader merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Dalam perkembangan kebijakan saat ini, Posyandu juga terus mengalami penguatan melalui pendekatan Integrasi Layanan Primer atau Posyandu ILP,” tambahnya.