Bupati Ratu Wulla: Semangat Anti korupsi Bukan Hanya Milik KPK Tetapi Milik Kita Semua
STORINTT – Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla menutup secara resmi kegiatan program Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA) Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia tahun 2026 di Alun-Alun Tambolaka, Jumat(14/08/2026).
Bupati Ratu Wulla mengatakan, semangat anti korupsi bukan hanya milik KPK tetapi milik seluruh pihak melalui edukasi.
Menurutnya, diskusi pelayanan publik yang dilaksanakan kurang lebih selama 3 hari di Kabupaten Sumba Barat Daya hingga pergelaran seni budaya telah membuktikan bahwa gerakan anti korupsi dapat tumbuh dari nilai-nilai lokal dari budaya integritas yang hidup di tengah masyarakat.
Dengan kegiatan yang sudah berlangsung tersebut, ia meminta supaya dijadikan sebagai pengingat bahwa korupsi bukan sekedar pelanggaran hukum tetapi juga pengkhianatan terhadap masa depan bangsa.
“Saya juga berterima kasih, hari ini KPK boleh hadir dengan program gnba karena saya baru satu tahun lebih menjabat sebagai Bupati Sumba Barat Daya tentu dengan kehadiran KPK ini menjadi salah satu upaya-upaya pencegahan. Kami ingin juga punya tekad bagaimana melakukan pembangunan yang cepat di Kabupaten Sumba Barat Daya,” kata Bupati Ratu Wulla.
Dengan komitmen bersama, Bupati Ratu Wulla meyakini bahwa kegiatan JNBA ini tentu akan menggugah semangat dan semakin membangun komitmen untuk bisa bersama-sama membangun integritas.
“Pelan-pelan kita sudah mulai membangun komitmen yang kuat bagaimana di dalam menjalankan tugas kita bisa berkomitmen untuk bertugas bekerja dengan semangat anti korupsi. Saya pikir bukan tentang uang saja tetapi tentang waktu ya tentang bagaimana kita komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab kita masing-masing,” katanya lagi.***