Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Fakta Gempa Kodi, 6 Rumah Rusak Berat Tapi Warga Tak Lagi Mengungsi: Pendataan Masih Terus Dilakukan

Rian Marviriks Storintt.id
Terkait kerusakan fisik rumah warga, Benyamin merinci data sementara yang sudah berhasil dihimpun. Data ini masih bersifat dinamis karena proses verifikasi masih berlangsung.(Dokpri Rian Marviriks)

Artinya, 6 rumah tersebut mengalami kerusakan di atas 70 persen dan sudah tidak layak huni sama sekali.

Sementara 50 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan seperti retak-retak pada dinding, plafon runtuh sebagian, atau atap bergeser dengan tingkat kerusakan di bawah 20 persen. Meski terdata rusak ringan, beberapa warga tetap merasa takut untuk tinggal di dalam rumah.

Mengenai kondisi pengungsian, Benyamin memastikan bahwa saat ini sudah tidak ada lagi warga yang mengungsi secara terpusat di tenda-tenda darurat.

Ia menyebut fenomena warga yang memilih tidur di luar rumah atau di tenda terpal buatan sendiri di halaman rumah pada malam hari merupakan hal yang wajar terjadi pasca gempa.

Hal ini lebih disebabkan oleh faktor psikologis dan trauma mendalam, terutama bagi ibu-ibu dan anak-anak yang masih takut akan adanya gempa susulan, bukan karena rumah mereka hancur total.

“Tidak ada lagi warga yang mengungsi, kalau ada pun yang tidur di luar pada malam hari itu disebabkan karena trauma atau guna menghindari gempa susulan,” kata Benyamin.

Tutup
error: Content is protected !!