Mediasi! Camat Webar Dan Kades Kabali Dana Sebut Maslah Rumah Tangga Ibu Adriana Sudah Selesai
Namun, ketika persoalan rumah tangga itu menjadi konsumsi publik, dirinya membangun koordinasi dengan Pemerintah Desa Kabali Dana supaya bisa mengambil jalan keluar dalam menyelesaikan dinamika tersebut.
Sesuai pengakuan Bulu Dairo, kata Enos, dirinya masih berkeinginan supaya anak mantunya itu menetap di rumah besar untuk bisa membantu dalam mengurus ibu mertuanya yang saat ini sedang sakit, bukan karena melarang menempati rumah yang baru dibangun. Namun, karena hal itu, terjadilah kesalahpahaman.
“Puji Tuhan, hari ini Ibu Adriana dan Bapak Bulu Dairo telah berdamai dan disaksikan oleh seluruh keluarga, Pemerintah desa dan Pemerintah Kabupaten. Dalam proses ini, masing-masing tulus sampaikan isi hatinya dan tidak ada pemaksaan,” kata Enos.
Di tempat yang sama, Kepala Desa Kabali Dana, Dominggus Willu Ate juga menegaskan bahwa persoalan beberapa hari ini telah selesai. Kedua belah pihak sudah saling memaafkan.
“Ini hanya salah paham. Dan hari ini sudah diselesaikan,” kata dia.
Sebelumnya, sebagaimana diberitakan awal, perwakilan keluarga, Jhoni Juang menegaskan, tidak ada kekerasan yang terjadi dalam persoalan ini. Ia juga menegaskan kalau keluarga tidak pernah punya niat melantarkan Ibu Adriana yang sedang hamil. Semua, kata dia, hanya karena salah paham.