Mediasi! Camat Webar Dan Kades Kabali Dana Sebut Maslah Rumah Tangga Ibu Adriana Sudah Selesai
“Tidak ada kekerasan, tidak ada pelantaran, tidak ada yang usir dari rumah. Ini hanya mis komunikasi saja dalam rumah tangga. Kami minta maaf atas kejadian ini,” kata Jhoni Juang.
Soal rumah yang disegel, Jhoni Juang meluruskan, bahwasannya keluarga tidak pernah menyangkali kalau rumah tersebut adalah milik dari Ibu Adriana. Namun, secara budaya, rumah tersebut belum ditempati secara resmi.
Selama ini, Ibu Adriana bersama anak-anak masih sering berada di rumah besar. Ibu Adriana dan Suami bahkan menjadi tulang punggung orangtua yang saat ini sudah lansia, termasuk mengurus Mama Mantunya yang saat ini sedang sakit(tidak bisa jalan atau bangun-red).
Sementara, soal tudingan melarang pelayanan PKS di rumah besar mereka yang juga disebut sebagai pemicu Ibu Adriana keluar dari rumah adalah tidak benar. Sebab, meski bapak mantu Ibu Adriana masih berkeyakinan terhadap kepercayaan marapu, tetapi selalu mendukung terhadap seluruh kegiatan gereja.
“Karena situasi dalam rumah ini, mama mantu dari ibu Adriana sedang sakit, tidak bisa bangun, dan kesibukan kerja jadi mengharapkan pertolongan dan bantuan dari Ibu Adriana yang menjadi harapan satu-satunya, maka disitu terjadi mis komunikasi, jadi seolah-olah diusir, dimarah, padahal bukan seperti itu,” katanya lagi.***