Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Mencuat! SK Kepala Sekolah Yatutim Digadai Diduga Untuk Cari Suara Demi Lolos DPR RI Tahun 2019

Rian Marviriks Storintt.id
Mereka, kata SLD, mau membeli mobil karena selama ini sering mendapat hinaan dari berbagai pihak hingga menyebut sekolah-sekolah Yatutim adalah sekolah abal-abalan. Mereka hanya mau eksis dan menunjukan bahwa Yatutim juga sama seperti sekolah lainnya.

Namun demikian, klarifikasi Soleman Lende Dappa justru membuat para kepala sekolah geram. Mereka tak segan-segan membantah hingga membuka fakta alasan peminjaman itu dilakukan.

Mereka menganggap pernyataan SLD hanya untuk menyembunyikan fakta yang sebenarnya. Pasalnya, para guru dan kepala sekolah tidak mempunyai dasar yang kuat guna mendapatkan kredit bank.

“Terkait dengan pernyataan beliau(SLD), bahwa kepala sekolah yang meminta kepada beliau untuk fasilitasi kredit di bank untuk membeli mobil, pernyataan itu sangat-sangat tidak benar. Kami sama sekali tidak punya niat untuk pinjam di bank. Kenapa kami tidak niat? Karena kami tidak punya gaji pokok. Berdasarkan SK yang kami peroleh dari Yayasan Tunas Timur adalah SK non gaji. Jadi kami tidak punya dasar untuk pinjam di bank, kami harus berpikir bayar pakai apa?,” kata Mantan Kepala SMK Solid, Desa Kalimbu Tillu, Wewewa Barat, periode 2016-2023, Anderias Bili Malo yang didampingi kepala sekolah lainnya, Sabtu(25/04/2026).

Baca Juga  Berjuang Mendapat Bantuan Revitalisasi Rp1,5 Miliar, Kepsek Yatutim Malah Dipecat: SLD Mau Mengejar Bantuan Revit itu Supaya Dia yang Kelola

Menurut dia, pinjaman yang dilakukan dengan menggadaikan SK para guru dan kepala sekolah diduga untuk melancarkan proses pencalonannya sebagai anggota DPR RI pada pileg 2019 lalu. Ia menyatakan maju sebagai calon DPR RI setelah pencairan pinjaman bank.

Baca Juga  Ketua Yatutim Dilaporkan, Kejaksaan Sumba Barat Sebut Dalam Tahap Penyelidikan: Bank BRI Unit Elopada Sudah Dipanggil
Tutup
error: Content is protected !!