Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Mitra Persada Tidak Diperhitungkan Tapi Raih Juara 2, Manajer: ETMC Flotim Harus Bawa Anak Asli SBD

Rian Marviriks Storintt.id
Menurut Yohanis, turnamen ini menjadi wadah pembuktian bahwa talenta asli daerah mampu bersaing dengan klub-klub senior yang sudah memiliki pengalaman dan jam terbang tinggi.(Dokpri Rian Marviriks)

Perjalanan Mitra Persada menuju final tidaklah mudah. Pada laga perdana, tim tersebut sempat menelan kekalahan sehingga tidak diperhitungkan oleh banyak pihak.

Namun dengan semangat juang yang tinggi, Mitra Persada secara perlahan bangkit dan berhasil menembus partai puncak hingga meraih juara dua setelah kalah tipis 0-1 dari PS Loura pada laga final di Stadion Galatama.

“Awalnya kalah, tidak diperhitungkan sama sekali. Tapi anak-anak bangkit, berjuang dari bawah dan bisa tembus sampai final. Ini luar biasa,” ungkap Yohanis.

Mitra Persada sendiri merupakan kombinasi pemain senior dan junior. Beberapa pemain senior sudah pernah tampil di ajang El Tari Cup dan Liga 4, sementara mayoritas pemain lainnya masih berstatus pelajar SMA.

Karena terbentuk secara mendadak tanpa persiapan latihan bersama yang matang, kekompakan tim belum maksimal dan masih mengandalkan stamina serta semangat juang. Aspek strategi dan taktik masih perlu terus diasah ke depan.

Meski hanya meraih juara dua, Yohanis mengaku puas dengan performa anak asuhnya. Para pemain junior yang sebagian besar masih duduk di bangku SMA dinilai sudah tampil sangat bagus dan memberikan perlawanan sengit hingga menit akhir pertandingan. Capaian tersebut menjadi modal berharga untuk pembinaan ke depan.

Tutup
error: Content is protected !!