Petani SBD Ditipu Oleh Oknum Masyarakat Sipil Yang Mengaku Dari Kementerian Pertanian: Gunakan Rompi Berlogo Pertanian
Dengan persoalan yang sempat menghebohkan masyarakat Sumba Barat Daya kala itu, Anderias dengan penuh kerendahan hati memohon maaf kepada Pemerintah Sumba Barat Daya, khususnya Dinas Pertanian.
Menurut Anderias, selama pertemuan itu, dirinya tidak menjelek-jelekan Pemerintah Sumba Barat Daya. Bahkan, ia mengaku bangga karena pemerintah terus memperhatikan kelompok dalam memenuhi kekurangan-kekurangan anggotanya.
“Saya justru berterima kasih kepada pemerintah. Kami merasakan betul bantuan-bantuan itu dan sangat membantu kami petani. Hanya karena kami masih butuh combayen, jadi kami minta tolong betu sama ibu itu yang mengaku dari kementerian pertanian. Jadi, saya memohon maaf atas sikap saya jika ada yang diplintir di luar sana,” ungkap Anderias.***