Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Ratu Wulla Dimata Dr Nanda Gudbhan: Menunjukkan Upaya Keras Untuk Membangun Daerah

Rian Marviriks Storintt.id
Kali ini, apresiasi itu datang dari Ketua Umum Komunitas Perempuan Peduli Indonesia (KoPPI), Dr Ya’qud Ananda Gudban.(Dok.Istimewa/sekarangaja.com)

STORINTT – Baru 1 tahun menjabat, Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla memantik perhatian publik dalam mengamati aksi nyatanya dalam melayani dan bekerja keras demi memastikan kesejahteraan masyarakat kecil.

Sebagai perempuan pertama di Pulau Sumba yang dipilih oleh rakyat untuk menjadi orang nomor satu di daerah ini, ternyata Bupati Ratu Wulla mendapat pengakuan dari banyak pihak.

Ia juga dinilai sebagai perempuan inspiratif dari Pulau Sumba, khususnya dari Sumba Barat Daya yang tak kenal lelah.

Kali ini, apresiasi itu datang dari Ketua Umum Komunitas Perempuan Peduli Indonesia (KoPPI), Dr Ya’qud Ananda Gudban.

Baca Juga  Jajago Keliling Indonesia Akui Orang Sumba NTT Paling Ramah: Itu Hanya Oknum, Wilayah Lain Pun Ada

Dr Ya’qud mengapresiasi Bupati Ratu Wulla, karena Ratu Ngadu Bonnu Wulla dinilainya sebagai perempuan yang berjuang di jalur politik untuk kesejahteraan rakyat.

Dr Nanda Gudban, yang pernah berkecimpung aktif di dunia politik, menjadi politisi di panggung lokal sampai internasional mengapresiasi jalan politik yang dipilih Ratu Wulla.

“Saya mengapresiasi perempuan-perempuan pemimpin di daerah yang tradisi dan kulturnya masih sangat tinggi, Ibu Ratu sebagai salah satu yang menunjukkan upaya keras untuk membangun daerahnya,’’ kata Dr Nanda dikutip sekarangaja.com, Kamis(16/04/2026).

Menurut Dr Nanda, Ratu Wulla tak muncul tiba-tiba. Ia menapak dari jalan legislatif hingga kepala daerah.

Baca Juga  Tak Kenal Lelah, Soal Penambangan Pasir, Bupati SBD Mendengar Keluhan Komunitas Sopir Dump Truck

Dalam penilaian Dr Nanda, hasil kepemimpinan Ratu Wulla mulai nampak dalam satu tahun kepemimpinannya.

Hal Itu, kata dia, ditunjukkan melalui berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan perempuan khususnya berjalan baik.

“Mulai dari bedah rumah, meteran listrik gratis dan pemberdayaan perempuan dengan tenun. Saya mengapresiasi, semoga dalam sisa masa kepemimpinannya terus terjadi pemberdayaan perempuan SBD, pembangunan tangible dan non tangible,’’ kata Dr Nanda.

Ia menambahkan jalan politik dan kiprah Ratu Wulla menjadi inspirasi. Bahwa perempuan bisa memimpin daerah dan selalu aman dalam mengemban kepercayaan masyarakat.

Sebagian artikel ini dikutip dari sekarangaja.com.***

Tutup
error: Content is protected !!