Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Soal Ibu Hamil 4 Bulan di Desa Kabali Dana, Keluarga: Kami Sayang, Hanya Salah Paham

Rian Marviriks Storintt.id
Sementara soal tudingan melarang pelayanan PKS di rumah besar mereka yang juga disebut sebagai pemicu Ibu Adriana keluar dari rumah adalah tidak benar. Sebab, meski bapak mantu Ibu Adriana masih berkeyakinan terhadap kepercayaan marapu, tetapi selalu mendukung terhadap seluruh kegiatan gereja.(Dokpri Rian Marviriks)

Ia selalu mengikuti keinginan Ibu Adriana. Hal itu sebagai salah satu bukti bahwa dirinya menyayangi anak mantu dan cucu-cucunya tanpa pamrih.

Sayangnya, mereka tidak pernah menduga jika kekiliruan yang terjadi dalam rumah tangga harus menyebabkan polemik yang memantik perhatian publik. Kejadian itu terjadi disaat bersamaan mama mantu dari Ibu Adriana yang sudah lansia sedang sakit.

“Tidak ada kekerasan, tidak ada pelantaran, tidak ada yang usir dari rumah. Ini hanya mis komunikasi saja dalam rumah tangga. Kami minta maaf atas kejadian ini,” kata perwakilan keluarga, Jhoni Juang seusai persoalan tersebut diselesaikan.

Soal rumah yang disegel, Jhoni Juang meluruskan, bahwasannya keluarga tidak pernah menyangkali kalau rumah tersebut adalah milik dari Ibu Adriana. Namun, secara budaya, rumah tersebut belum ditempati secara resmi.

Selama ini, Ibu Adriana bersama anak-anak masih sering berada di rumah besar. Ibu Adriana dan Suami bahkan menjadi tulang punggung orangtua yang saat ini sudah lansia, termasuk mengurus Mama Mantunya yang saat ini sedang sakit(tidak bisa jalan atau bangun-red).

Tutup
error: Content is protected !!