Soal Ibu Hamil 4 Bulan di Desa Kabali Dana, Keluarga: Kami Sayang, Hanya Salah Paham
Sementara soal tudingan melarang pelayanan PKS di rumah besar mereka yang juga disebut sebagai pemicu Ibu Adriana keluar dari rumah adalah tidak benar. Sebab, meski bapak mantu Ibu Adriana masih berkeyakinan terhadap kepercayaan marapu, tetapi selalu mendukung terhadap seluruh kegiatan gereja.
“Karena situasi dalam rumah ini, mama mantu dari ibu Adriana sedang sakit, tidak bisa bangun, dan kesibukan kerja jadi mengharapkan pertolongan dan bantuan dari Ibu Adriana yang menjadi harapan satu-satunya, maka disitu terjadi mis komunikasi, jadi seolah-olah diusir, dimarah, padahal bukan seperti itu,” katanya lagi.
Untuk itu, keluarga besar meminta maaf atas dinamika rumah tangga mereka yang terkesan seolah-olah terjadi pelantaran terhadap seorang ibu yang hamil hingga menyebabkan publik geleng-geleng kepala.***