Kapolres Sumba Barat Beri Ruang Keluarga Korban Untuk Melapor Oknum Polisi Yang Diduga Menyalahi Prosedur
Melihat suasana panas seperti itu, anggota polisi berusaha menghalau masa keluar Mapolres Sumba Barat.
“Pada saat masa keluar itu, mereka melempar kaca ruang provos, kaca ATM BRI, kaca rumah jabatan kapolres hingga kaca gedung Mall Pelayanan Publik yang terletak di depan Kantor Pengadilan Sumba Barat,” katanya lagi.
Suasana semakin tidak kondusif, massa juga membakar satu unit mobil patroli Polres Sumba Barat yang terparkir dipinggir jalan raya depan rumah sakit Lende Moripa. Kendaraan tersebut disediakan untuk mengantar jenasah ke rumah duka.
“Untuk mengendalikan masa, anggota kepolisian menyemprotkan gas air mata dan peluru hampa,” tambahnya.
Sebagai informasi tambahan, suasana mulai kondusif setelah pertemuan bersama seluruh keluarga korban di rumah jabatan Bupati Sumba Barat. Akhirnya, keluarga sepakat untuk membawa jasad korban ditengah-tengah keluarga.***