MASIH MISTERI! Cerita Keluarga Almarhum Goris Bessu Sebelum Dibunuh Pada Tahun 2024 di Perbatasan Weepangali – Lombu
Karena beberapa kali pergi menagih dan tak kunjung dilunasi, pembeli tanah meminta Goris Bessu untuk menjual kembali tanah tersebut, tetapi dengan catatan, uang yang sudah dicicil harus dikembalikan. Goris Bessu menyetujui permintaan itu.
Goris Bessu langsung mencari orang lain yang hendak membeli tanah tersebut. Setelah mendapat pembeli yang baru, proses jual beli berlangsung dan disepakati dengan harga Rp120 juta. Goris Bessu berencana, ketika transaksi berlangsung, ia mau mengembalikan uang pembeli pertama sebesar Rp60 juta. Sementara sisanya akan dipergunakan untuk biaya kuliah anaknya yang sudah sangat mendesak, termasuk biaya hidup sehari-hari.
Kronologi Sebelum Pembunuhan di Perbatasan Weepangali – Lombu
Pagi itu, kira-kira sekitar pukul 06 pagi waktu setempat, Goris Bessu didatangi oleh seorang pria berjaket hitam dan menggunakan topeng yang menutupi matanya. Ia datang menemui Goris Bessu untuk memintanya mengangkut seekor kerbau. Pria bertopeng itu bertemu dengan Goris Bessu dipinggir jalan kurang lebih sekitar 100 meter dari halaman rumah.